Bupati Haris ke Kamar Mayat RSUD Abunjani, Ini yang Dilakukannya

30
SEKOJA.CO.ID, Merangin- Tiga Penambang emas ilegal di Desa Baru, Kecamatan Batang Masumai, yang berhasil dievakuasi tim Basarnas pada dini hari, dilihat Bupati Merangin H Al Haris, Senin (23/12/2019). Ketiga penambang yang sudah jadi mayat itu disemayamkan di kamar mayat RSD Kol Abundjani.
Bupati Haris mengatakan keprihatinannya saat melihat ketiga jenazah  penambang emas ilegal yang sudah melepuh tersebut.
‘’Mari kita doa kan semoga ketiga jenazah ini, arwahnya diterima disisi Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya,’’ujar bupati disebelah jenazah yang belum terindentifikasi tersebut.
Bupati di kamar mayat RSD Kol Abundjani tidak sendirian. Dia bersama Ketua TP PKK Merangin Hj Hesty Haris dan Kapolres Merangin AKBP M Lutfi.
Ketiga jenazah sedang diindetifikasi oleh timm Forensik Polres Merangin dan RSD Kol Abundjani Bangko. Satu jenazah sudah diambil pihak keluarga untuk diberangkatkan ke Jawa.
Sedangkan dua lagi, kalau tidak ada yang mengaku keluarga akan diurus Pemkab Merangin, dimakamkan di Pemakaman Umum di Kabupaten Merangin.
‘’Tim Forensik sedang memeriksa sidik jari jenazah. Nanti melalui sidik jari ini akan diketahui almarhum ini tinggal dimana dan penduduk mana. Inilah canggihnya e-KTP sekarang ini,’’ terang Bupati.
Menyinggung apakah jenazah yang akan dipulangkan ke Jawa oleh pihak keluarga mendapatkan bantuan dari Pemkab Merangin? Dijelaskan bupati, nanti untuk sarana transportasinya mobil jenazah akan dibantu.
Sekedar mengingat ada sebanyak enam penambang emas ilegal tertimbun longsor di kawasan PETI di Desa Baru Kecamatan Batang Masumai, Sabtu (21/12)
Keenam penambang yang bernasib sial tersebut adalah Yusuf, Jegek, Dosol, Dedok, Eko, dan Danang. Yusuf merupakan korban yang pertama berhasil dievakuasi warga setempat dan sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.(kdr)