Dalam 2 Minggu, Luhut Prediksi Harga Minyak Goreng Sudah Turun ke HET Rp 14 Ribu

8

SEKOJA.ID, Jakarta – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa harga minyak goreng di tingkat masyarakat akan mengalami penurunan.
Ia yakin, minyak goreng akan bisa dijua sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 14.000/kg.

“Dalam 2-3 minggu ke depan akan kita lihat situasi akan membaik. berdasarkan hasil analisis tim, kami sepakat menyimpulkan realisasi distribusi di lapangan adalah kunci pengendalian harga yang baik,” tegas Luhut dalam paparannya kepada media secara virtual, Minggu (5/6/2022).

Ia mencontohkan, ada beberapa daerah yang harga minyak gorengnya sudah mendekati HET.

“Sebagai contoh di Banten dan Jawa Tengah, harga minyak goreng curah sudah mendekat HET. Hal ini terjadi karena distribusi dari produsen ke distributor besar 1 atau d1 menuju d2, hingga pengecer berjalan lancar,” tegasnya seperti dikutip dari laman detikcom.

Dia menegaskan, dari sisi hulu bahwa pemerintah ingin memastikan kesejahteraan petani sawit. Sementara di sisi hilir pemerintah juga harus menjamin masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga wajar.

Tak hanya itu, Luhut juga memastikan bahwa pemerintah juga memikirkan pengusaha. Bahkan dirinya menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan pengusaha juga mendapatkan keuntungan.

“Pemerintah harus meyakinkan para pengusaha minyak goreng distributor dan pengecer bahwa mereka bisa bergerak dan dapat laba sesuai jasa produksi yang mereka lakukan. Kita tak ingin pengusaha dan UMKM tak mendapatkan untung dengan kepatutan,” tuturnya.(jin)