Makanan Pasien Ada Telur Lalat, Direktur RSUD: Tak Usah Ditanggapi 

311
Telur Lalat yang disajikan di makanan pasien oleh pihak Rumah Sakit Chatib Quzwain Sarolangun.(ist)
Telur Lalat yang disajikan di makanan pasien oleh pihak Rumah Sakit Chatib Quzwain Sarolangun.(ist)

Makanan Pasien Ada Telur Lalat, Direktur RSUD: Tak Usah Ditanggapi

SEKOJA.CO.ID, Sarolangun- Temuan telur lalat yang ada di makanan pasien RSUD Chatib Quzwain Sarolangun ditanggapi santai oleh pihak RS. Saat dikonfirmasi Direktur RSUD dr Bambang Hermanto mengatakan kalau masalah itu tak perlu ditanggapi.

“Enggak usah ditanggapilah. Apa kerja ditanggap-tanggapi,” singkatnya.

Terpisah MK (27) saat dikonfirmasi mengaku kesal ketika mendengar pernyataan sang direktur. Kata MK dirinya tak habis pikir tempat untuk menyembuhkan penyakit malah bisa menjadi sarang penyakit.

“Harusnya direktur jangan bicara begitu. Panggil oknum yang menyajikan makanan lalu minta keterangan tim gizi, itu lebih baik,” kesalnya.

Dia menegaskan, masalah temuan telur lalat ini tentu bukan persoalan sepele. Kata dia, pihak rumah sakit harus lebih teliti saat memberi makanan kepada pasien.

“Di cek, beri sanksi bila perlu. Jangan malah bicara seenak perut. Katanya rumah sakit bintang empat, tapi makanan ada telur lalat.” keluhnya lagi.

Sebelumnya, MK (27), salah satu keluarga pasien di RSUD Prof DR HM Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun, mengaku kecewa atas pelayanan Rumah Sakit pelat merah tersebut. Ini lantaran pihaknya mendapati adanya telur lalat, pada makanan yang disediakan pihak RSUD Sarolangun.

“Tentu kecewalah. Masak RSUD yang sudah meraih predikat akreditasi bintang empat itu, pelayanannya sembarangan saja. Kita ini berobat mau cari sehat, bukan tambah sakit,” keluhnya, Minggu (19/1/2020).

Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/1) sekira pukul 17.00. Saat itu katanya, ibunya baru selesai operasi mata. (skm)