Mantap! Al Haris Bangun Dua Jembatan, Dua Desa Tak Lagi Terisolir

106

SEKOJA.CO.ID, Merangin- Untuk memastikan jika bangunan jembatan di dua desa yang terisolir yaitu Desa Sepantai dan Desa Rantau Bayur sudah bisa di akses warga. Bupati Merangin Al Haris bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merangin Asvan, Serta ketua komisi III DPRD Merangin Mulyadi meninjau langsung dua bangunan jembatan yang dikerjakan pada tahun anggaran 2019 lalu.

Mulanya, Bupati Merangin beserta rombongan meninjau jembatan yang berada di Desa Sepantai. Disana, Bupati Merangin melihat langsung fisik jembatan yang sudah bisa dilalui kendaraan roda empat tersebut.

Usai meninjau di Desa Sepantai, Bupati Merangin bersama rombongan melanjutkan perjalanan untuk meninjau bangunan jembatan di Desa Rantau Bayur.

Sesampai di Desa Rantau Bayur, Bupati Merangin Al Haris juga melakukan hal yang sama pada saat meninjau bagunan jembatan di Desa Sepantai, dimana bangunan jembatan di Desa Rantau Bayur juga sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.

Bupati Merangin menjelaskan, jika pemerintah Kabupaten Merangin pada tahun 2019 membangun beberapa jembatan yang desanya selama ini terisolir dan tidak bisa dilalui mobil.

“Kita ingin merubah desa yang selama ini terisolir, hingga tak terisolir lagi. Kita coba bagaimana semua desa tersebut akses jalanya bagus dan jembatannya bagus, sehingga masyarakat kita mudah mengangkut hasil pertaniannya,” tuturnya.

Selain dua Desa di Kecamatan Muara Siau, Bupati Merangin Al Haris juga mengatakan masih ada satu Desa yang masih terisolir yaitu Desa Air Liki, Kecamatan Tabir Barat.

“Saya sudah mengajukan surat resmi ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kita meminta izin untuk melewati lahan TNKS. Jika itu sudah selesai, maka dengan segera kita membangun jalan di wilayah tersebut bersama TNI dan masyarakat, sehingga akses ke Desa Air Liki bisa dilalui kendaraan,” tambahnya.

Terpisah Kepala Desa Rantau Bayur Rudi Anto mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dengan dibangunya jembatan di desanya, sehingga tidak terisolir lagi.

“Ribuan terima kasih saya ucapkan kepada bupati, sebab desa kami sudah bisa dilalui kendaran roda empat. Selama ini tidak pernah dilalui kendaraan roda empat,” tutupnya.(kdr)