Sebelum Tewas, S Sempat Menenggak Miras Diduga Oplosan di Karaoke Raja

133
LC yang bersama dengan S sebelum meregang nyawa di Hotel Abadi Suite Jambi.(ist)
LC yang bersama dengan S sebelum meregang nyawa di Hotel Abadi Suite Jambi.(ist)
SEKOJA.CO.ID, Jambi – Penyebab tewasnya S (44), warga Kelurahan Paal Lima, Kota Baru di kamar Hotel Abadi Suite baru-baru ini, mulai menemui titik terang. Dari penuturan saksi yang bersama dengannya, sebelum tewas S sempat ngeroom dan menenggak miras di Karaoke Raja.
Masih dari penuturan saksi, sebelum stay di Abadi Suite, S bersama rekannya Febryanto (33) warga Jalan Gili Sampeng Ujung, Jakarta, Sabtu 14 Desember 2019 sekitar Pukul 22.00 WIB mendatangi karaoke Raja dan bernyanyi ria bersama dengannya (Mega Astari, red) dan Putri.
Kemudian, Minggu (15/12/2019) dini hari sekitar Pukul 01.00 WIB, S mengajaknya ke Hotel Abadi Suite guna menghabiskan malam dan menginap di kamar 11019. Sementara, Febrianto bersama Putri menginap dilantai 14.
“Awalnya S mengeluh merasakan pusing hingga merintih di kasur.” bebernya.
“Pada saat bangun pagi, sekitar Pukul 06.00 WIB saya lihat S sudah tidak bernyawa,” ujar wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu ini.
Karena merasa ketakutan, lanjutnya, dia kemudian menghubungi Putri yang berlainan kamar. Selanjutnya, kejadian itu diberitahukan kepada Febrianto.
“Mendengar informasi itu akhirnya Febrianto dan Putri bergegas menuju kamar dimana tempat kami menginap.” tegasnya.
Terpisah, Roni Manager Karaoke Raja membantah jika pihaknya menjual miras oplosan. Kilahnya, kalau mereka menyediakan minuman oplosan tentu semua tamu terkena dampak.
“Minuman oplosan gimana bang. Kalau minuman oplosan sudah tewas semua orang yang di room,” kilahnya, saat dikonfirmasi Sekoja.co.id belum lama ini. (tim)