Unai Emery Sebut Para Fans yang Bikin Dirinya Dipecat Arsenal

20

SEKOJA.CO.ID,London- Unai Emery menuduh para penggemar Arsenal yang membuatnya terdepak dari jabatan manajer di Emirates Stadium. Ia mengklaim sudah melakukan hal terbaik di sana.

Emery dipecat Arsenal pada akhir November 2019 lantaran gagal mendongkrak performa Meriam London, sejak resmi ditunjuk sebagai manajer di musim panas 2018. Pada masa-masa akhir jabatannya, dia tak mampu membawa tim asuhannya meraih kemenangan di tujuh laga beruntun, serta membawa Arsenal merosot di posisi kedelapan.

Total Emery memimpin Arsenal di Liga Inggris di 51 pertandingan. Dari 51 laga tersebut, Pierre-Emerick Aubameyang dkk cuma menang 25 kali, 13 imbang, dan 13 kali menelan kekalahan.

Para pendukung Arsenal memang yang paling lantang meminta pemecatan Emery dari jabatan manajer The Gunners. Tidak sesekali penggemar yang hadir ke stadion kompak mencemooh dan mendesak juru taktik asal Spanyol itu mundur.Dua bulan setelah pemecatannya tersebut, Emery memberikan komentarnya. Menurutnya, ia sudah mencoba membawa progres positif kepada timnya, tetapi dirinya selalu menjadi sasaran kritik penggemar yang berujung pemutusan kontraknya.

Saya cukup jelas tentang penilaian tersebut dan kami melakukan hal baik di sana. Saya rasa kami mempunyai catatan baik di tahun pertama, bisa mengikuti dua kompetisi dengan lancar di Liga Europa dan Premier League,” kata Emery seperti dikutip Metro.

“Proses yang berjalan juga baik, ketika kami bermain penguasaan bola, kami melakukannya dengan oke; Ketika kami harus menekan juga bisa dan kami kompetitif, bermain sesuai dengan kebutuhan,” dia menambahkan.

“Pada tahun kedua, kami tidak bermain dengan baik. Kami tak bertahan dengan bagus, tidak bisa kompetitif, tidak bisa mengirimkan bola. Saya mengatakan itu langsung kepada para pemain.”

“Hal-hal tersebut membawa hasil buruk ke kami, tidak ada pengembangan, hingga penggemar fokus menyerang saya dan ingin saya mundur. Meski demikian, saya tetap fokus ke hal-hal positif yang memang ada banyak di sana,” ujar Emery.

“Selain itu ada beberapa masalah: kapten ada empat; Kasus penyerangan Oezil-Kolasinac; Pembelian Pepe yang butuh waktu sejak ia datang dari Prancis. Kami tidak bermain baik.” sebutnya. (ade/detikcom)